Kamis, 28 Juli 2011

K-Touch E329, handphone Tiongkok yang sudah EVDO

Saat ini di Indonesia, populasi handphone asal Tiongkok, yang sebagian besar sudah menjadi handphone lokal, sudah sangat banyak dan bervariasi. Ada sekedar handphone biasa, ada yang dilengkapi dengan televisi, ada yang dua kamera (kamera depan hanya untuk bernarsis ria, bukan untuk video call), ada yang 4 in 1 (1 handphone 4 kartu), ada yang hybrid (CDMA - GSM), bahkan yang pakai OS android pun juga ada. Namun, sangat jarang sekali kita menemukan handphone lokal dengan koneksi internet yang menggunakan jaringan EVDO.

K-Touch E329 merupakan salah satu handphone hybrid, yang masih asli Tiongkok, dengan koneksi internet EVDO Rev.A. Handphone ini dilepas ke pasaran dengan harga di bawah 1 juta rupiah secara bundled oleh salah satu operator seluler milik Sinar Mas Group, yaitu SMART (yang kini telah bergabung dengan Fren dan menjadi Smartfren).

Untuk urusan fitur, handphone ini tak kalah dengan handphone lokal lainnya. Handphone ini dipersenjatai dengan layar touchscreen resistive yang resposif, kamera 2 MP, dua slot kartu (RUIM dan SIM), slot microSD dengan kapasitas maksimal 2GB, mini USB, jack 3,5mm, accelerometer, dan cover belakang yang anti-licin.

Kamera handphone ini, meski cuma 2 MP fixed focus dan tanpa flash, tapi gambar yang dihasilkan sangat bagus, bahkan hampir setara dengan gambar yang dihasilkan oleh kamera 2 MP milik Sony Ericsson. Hasil rekaman videonya pun sangat bagus. Meski hanya berformat 3gp, tapi kualitas visualnya setara dengan video berformat mp4. Bahkan resolusinya pun sudah 720 x 480 atau D1, yang notabene di atas VGA (640 x 480). Dan dengan refresh rate-nya yang sudah 60 Hz, video yang dihasilkan pun sangat halus, tidak pecah-pecah.

Karena handphone ini dijual sepaket dengan kartu perdana SMART, maka otomatis slot RUIMnya hanya bisa digunakan untuk kartu SMART. Sedangkan slot GSMnya bebas. Selain itu, untuk koneksi internetnya (termasuk MMS), baik itu sebagai modem maupun mobile, handphone ini hanya bisa menggunakan jaringan EVDO CDMA. Dengan kata lain, kartu GSM yang kita gunakan pada handphone ini hanya bisa digunakan untuk telepon dan SMS.

Seperti handphone Tiongkok/lokal lainnya, suara yang dihasilkan oleh speaker sangat kencang meski volume masih menunjukkan 1 bar. Begitu pula jika kita mendengarkan musik menggunakan earphone model earbud bawaan handphone. Suara yang dihasilkan juga kencang dan cenderung nge-bass. Bagi yang doyan audio SPL, ini merupakan hal yang bagus. Tapi bagi penganut aliran SQ, ini bukanlah hal yang bagus.

Ada beberapa kekurangan yang ada pada handphone ini. Untuk pengisian (charging) baterai, dari low batt hingga penuh, butuh waktu 4 jam jika handphone posisi OFF, dan 6 jam jika handphone dalam posisi stand-by. Daya tahan baterainya pun hanya 3 hari (stand-by). Untuk media playernya, kita harus memasukkan lagu ke dalam media player list secara manual dengan cara memilih opsi refresh list, dan proses refreshnya membutuhkan waktu yang cukup lama dan tidak bisa diurutkan. Dan bagi yang malas menghapus SMS, handphone ini tidak bisa menyimpan banyak SMS. Itu karena SMS yang ada di Inbox dan Sent Item, baik itu dari kartu CDMA maupun GSM, tersimpan dalam 1 tempat.


Sony Ericsson Elm, (nyaris) sempurna

Sony Ericsson Elm, atau J102i, merupakan salah satu handphonea yang masuk dalam keluarga GreenHeart™. Seperti seri "hijau" lainnya, handphone serba daur ulang. Komponennya dibuat dari bahan daur ulang, charger baterainya dari bahan daur ulang, pouch kainnya (bonus) terbuat dari bahan daur ulang, dan semua itu dikemas dalam box yang juga terbuat dari bahan daur ulang. Untuk mengurangi penggunaan kertas, maka manual booknya ada di dalam handphone dalam bentuk e-book.

Kelebihan dari handphone ini adalah value for money-nya yang sangat bagus. Dengan budget kurang dari 2 juta rupiah, kita sudah mendapatkan handphone dengan kamera 5 MP + autofocus + flash, Wi-Fi, HSDPA, layar yang anti gores, body tahan cipratan air dan debu, serta banyak fitur-fitur lain yang sangat banyak. Untuk kamera, kita semua tahu kualitas kamera Sony Ericsson merupakan salah satu yang terbaik, jadi tak perlu lagi untuk dibahas. Handphone ini juga dibekali dengan fitur accelerometer dan GPS. Fitur accelerometer bisa digunakan untuk auto-rotate dan aplikasi WalkMate Eco, sebuah widget yang menghitung jumlah langkah kaki kita dan jumlah CO2 yang bisa kita hindari untuk menyelamatkan bumi ini. Sedangkan untuk fitur GPS, handphone ini telah dipersenjatai dengan aplikasi navigasi bawaan Wisepilot, yang sayangnya masih trial 30 hari. Selain Wisepilot, handphone ini juga dilengkapi dengan Google Maps, yang juga terintegrasi dengan GPS. Jika kita gemar jogging atau bersepeda, aplikasi Tracker yang terintegrasi dengan GPS juga bisa membantu untuk mencatat jumlah kalori yang terbuang, jarak yang telah ditempuh, rute yang dilewati, dan kecepatan saat berlari atau bersepeda.

Untuk masalah hiburan, handphone ini juga dilengkapi berbagai hiburan yang dapat dimanfaatkan untuk mengisi waktu luang. Salah satunya adalah aplikasi EcoMate. Aplikasi ini mirip dengan Tamagotchi, dimana kita akan diberi pilihan untuk "memelihara" seekor panda atau sekuntum bunga matahari. Tugas kita adalah membuat hewan peliharaan kita tetap senang dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan lingkungan. Setelah mencapai jumlah poin tertentu, kita akan mendapatkan "hadiah" berupa wallpaper atau ringtone. Selain game, handphone ini juga dipersenjatai dengan media player dengan tampilan khas Sony Ericsson dan memiliki berbagai macam pilihan skin serta pilihan equalizer, termasuk equalizer andalan Sony, MegaBass™.

Yang menarik dari handphone ini adalah daya tahan baterainya yang bisa mencapai 10 hari non-stop. Selain itu, handphone ini juga dilengkapi dengan fitur Clear Voice, yang membuat suara lawan bicara kita saat telepon menjadi lebih jelas, dan Noise Shield, yang akan meredam kebisingan sekitar kita agar lawan bicara kita di telepon dapat mendengar suara kita dengan jelas.

Kekurangan handphone ini sebenarnya tidak banyak dan tidak terlalu besar. Salah satunya adalah aplikasi navigasi WisePilot yang berbayar. Selain itu, tidak ada setting equalizer secara manual. Absennya kamera depan pada handphone 3G juga menjadi nilai minus, meski kita masih dapat membuat video call dengan menggunakan kamera belakang. Dan untuk region Asia-Pasifik, handphone ini tidak dilengkapi dengan tampilan sms secara Threaded-View (tampilan a la chatting) seperti yang diterapkan pada Elm untuk region lainnya.

Tidak Lebih Baik dari Dual Sim yang Lebih Murah

SerbaSerbiGadget, Samsung memiliki andalan untuk kelas handphone Dual SIM low-end, yaitu Samsung Ch@t 322, seperti handphone Dual SIM lainnya, handphone ini dikemas dengan QWERTY Pad untuk memudahkan komunikasi via aplikasi sosial seperti Yahoo Messenger ataupun facebook dan twitter, dan kelebihannya Ch@t 322 ini memiliki jalan pintas Home Screen sehingga memudahkan kita untuk memilih dan mengkostumisasi aplikasi yang kita pilih untuk jalan pintas, dan Samsung Ch@t 322 ini mempunyai kualitas suara yang sangat bagus untuk musik karena telah dilengkapi teknologi Samsung DNSE 3D, sehingga mendengarkan musik terasa sangat menyenangkan, apalagi dilengkapi dengan jack earphone 3.5 mm, dan kualitas pengambilan gambar melalui kamera 1.3 MP nya sudah terbilang bagus dikelasnya.Kelebihannya lagi kita dapat menyimpan back-up kontak-kontak serta pesan-pesan yang tersimpan di memori SIM dan handphone ke dalam micro SD yang kita pasang, sehingga tak perlu takut kehilangan data-data penting. Daya Tahan Baterai juga terbilang bagus.

Hanya saja ada beberapa kekurangan yang menyebabkan handphone ini tidak bisa dibilang lebih baik dari handphone Dual SIM keluaran Merek China dikelasnya, sebut saja seperti yang pertama yaitu, tidak praktisnya penggantian SIM 1 ke SIM 2 ataupun sebaliknya yang harus menekan tombol yang disediakan disamping body handphone, sehingga kita sering salah atau lupa kalau melakukan panggilan ataupun mengirim pesan ke seseorang, sehingga terjadi kesalahan penggunaan nomer handphone yang seharusnya; Kedua, aplikasi default yang disediakan seperti Yahoo Messenger ataupun Facebook dan Twitter terasa terlalu berat untuk dijalankan pada handphone ini sehingga untuk masuk dan connect ke Facebook harus melalui proses yang sangat lama, sehingga lagi-lagi kita harus kembali menggunakan Opera Mini (yang harus di download sendiri) untuk berselancar di facebook, jadi terkesan aplikasi yang ditawarkan hanya sebagai penghias di handphone 

Kesimpulannya, handphone ini tidak lebih baik dari handphone Dual SIM lainnya di kelasnya, karena memiliki kekurangan dalam hal yang penting, tetapi kelebihan yang ditawarkan pun juga cukup menarik , It's your call...